Leave Your Message

Cara mudah memahami prinsip putaran motor asinkron tiga fasa

Tanggal 27-12-2024

Motor asinkron tiga faseadalah apa yang sering kita sebut motor AC

Prasyarat untuk putaran motor asinkron tiga fase adalah memiliki medan magnet yang berputar. Gulungan stator motor asinkron tiga fase digunakan untuk menghasilkan medan magnet yang berputar. Seperti yang kita ketahui, tegangan antarfase berbeda 120 derajat, dan arah spasial ketiga gulungan stator motor asinkron tiga fase juga berbeda 120 derajat. Dengan cara ini, ketika gulungan stator lewat, ketika catu daya tiga fase dihidupkan, gulungan stator menghasilkan medan magnet yang berputar.

1227-02.jpg

Medan magnet berputar berputar sekali di ruang angkasa ketika arus berubah sekali per siklus. Dengan kata lain, kecepatan putaran medan magnet berputar disinkronkan dengan perubahan arus. Kecepatan putaran medan magnet berputar adalah sebagai berikut. n=60f/P Di sini, f adalah frekuensi catu daya, P adalah jumlah pasangan kutub medan magnet, dan satuan n adalah jumlah putaran per menit. Menurut rumus ini, kecepatan motor terkait dengan frekuensi kutub magnet dan frekuensi catu daya.

Gulungan fase tunggalmotor asinkron tiga faseadalah 1, dan rotor berbentuk sedan. Ketika arus sinusoidal satu fasa melewati belitan stator, motor menghasilkan medan magnet AC. Intensitas dan arah medan magnet ini berubah secara sinusoidal seiring waktu, tetapi karena tetap dalam ruang, medan magnet ini juga disebut medan magnet berdenyut interaktif. Medan magnet berdenyut interaktif ini dapat didekomposisi menjadi dua medan magnet berputar dengan kecepatan yang sama dan arah putaran yang berlawanan. Ketika rotor diam, kedua medan magnet berputar ini menghasilkan dua torsi di rotor, yang datar dan berlawanan arah, sehingga torsi adalah 0 ketika terbentuk, sehingga motor tidak dapat berputar.

Ketika gaya eksternal digunakan untuk memutarmotor ac induksi tiga fasedalam arah tertentu (rotasi searah jarum jam, dsb.), pergerakan medan magnet pemotong antara medan magnet yang berputar dan medan magnet yang berputar searah jarum jam menjadi lebih kecil. Pergerakan garis gaya magnet yang memotong antara medan magnet yang berputar dan medan magnet yang berputar berlawanan arah jarum jam menjadi lebih besar. Dengan cara ini, keseimbangan runtuh, total torsi elektromagnetik yang dihasilkan oleh rotor tidak akan menjadi nol, dan rotor akan berputar ke arah penggerak.